Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

Pacaran dengan Tuhan

Relasi dengan Tuhan itu kalau dirasakan lebih lanjut sepertinya mirip dengan pacaran. Kita mengenal Dia karena kita ingin mengenal Dia. Kita dapat memahami kehendakNya karena kita berusaha memahami kehendakNya. Kita mencintaiNya karena kita ingin mencintaiNya. Bisakah dalam hubungan pacaran yang sehat kita membuat pacar kita suka dengan terpaksa? Saya rasa yang orang pacaran lakukan adalah berharap bahwa dirinya mencintai kita. Bayangkan itu tapi dalam konteks kita dan Tuhan. Begitu kita menjadikan firman Tuhan sebagai suatu set beban latihan iman dengan terpaksa, karena kita berpikir bahwa itu yang harus kita lakukan karena memang kita disuruh begitu, maka ada yang tidak beres dengan "Mengasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan segenap akal budimu." Kalau kamu merasa bahwa kamu terpaksa ngedate dengan pacarmu, atau terpaksa mengantar dia kerumahnya tiap kali pulang kampus atau semacamnya, dan itu adalah beban yang berat bagimu tanpa per...

Be Comfortable Being Uncomfortable

Di post yang sebelumnya, saya menyinggung soal 'Menjadi nyaman dalam ketidaknyamanan'. Saya rasa itu adalah phrase  yang patut mendapat postnya sendiri. Jadi apa sebenarnya arti 'nyaman dalam ketidaknyamanan'? Bermula dari diri saya yang merasa lelah menjadi kurus. Serius, tinggi 168 cm tapi berat hanya 50 Kg + pakaian. Jadilah saya memulai proses penggemukan; saya makan lebih banyak dari biasanya dalam satu hari, dan terlebih lagi saya mulai nge-gym. Tapi bagi seseorang seperti saya, yang kesehariannya duduk, ataupun berbaring (a.k.a malas-malasan), nge-gym adalah hal yang sangat asing bagi saya. Saya butuh referensi. Jadi, seperti biasa saya mencari-cari di internet. Ini adalah summery saya mengenai apa yang saya temukan:  Kalau ingin badan cepat besar, maka bertemanlah dengan suplemen! Hampir sebagian besar website mengatakan demikian, sampai saya bertemu dengan channel  orang ini. Sekali lagi, ini bukan iklan, karena berkontak dengan pe...

Youtube Indonesia Harus Naik Level!

Gambar
Pertama, saya tidak memiliki ide yang cukup bagus untuk menulis pada hari ini, tapi saya tahu saya harus melakukannya. Banyak topik yang sedang berseliweran di Indonesia: ABG dan nenek-nenek yang menikah, artis yang pakai narkoba (sudah biasa), Pak Ahok masuk penjara (old story), Pak Djarot gusur orang, terror bom di Jakarta, bom panci meledak di Buah Batu (5 km dari rumah), KJP disalahgunakan, si Afi yang plagiat (masih harus belajar caranya menulis yang sopan secara teknis)... Kalau saya mencover itu satu-satu, maka saya melakukan apa yang kebanyakan orang di internet lakukan: membicarakan orang. Iya dong, persamaan dari seluruh topik tersebut ya sama: Orang ini melakukan itu. Ada pelaku. Ada yang dilakukan. Dengan begitu banyak orang yang menulis hal-hal yang kurang lebih sama, ya jadinya malas dong. Ntar dituduh plagiat lagi. Jadi saya mencari satu persamaan lain dari seluruh topik tersebut. Jawabannya semudah menklik 'y' di kolom pencarian browser  s...

Saya Bukanlah Blogger Baru!

Sudah lama sekali saya tidak menulis blog. Terlalu sibuk untuk berpikir, dan menyimpulkan, tapi tidak pernah dipublikasikan. Padahal seseorang pernah mengatakan, percuma meluangkan waktu untuk merenung, namun tidak pernah berbicara perenungan tersebut. Buang-buang waktu. Kebetulan orang tersebut adalah saya sendiri. Sedih rasanya mengingat mengapa diri saya sewaktu masih SMP menghapus seluruh entri blog lama saya. Mungkin ada banyak hal yang menarik yang bisa saya nikmati, biarpun saya ingat kalau kemampuan menulis saya waktu itu jauh lebih parah daripada yang sekarang. (Padahal yang sekarang juga sudah parah) Jadi inilah blog baru saya, di Blogger. Pertanyaan: Mengapa Blogger? Sejujurnya saya sudah menghabiskan waktu berpuluh-puluh jam untuk mempelajari Wordpress, sebuah platform CMS yang menurut saya cukup canggih. Tapi saya ini hendak mempublikasikan pikiran saya, bukan berusaha membuat website yang sangat bagus. Sementara Blogger, ini adalah CMS yang sangat simple. Be...